Sepuluh Kriteria Aliran Sesat (Fatwa MUI)

Friday, 11. 9. 2007  –  Category: Islam

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan 10 kriteria aliran sesat. Apabila ada satu ajaran yang terindikasi punya salah satu dari kesepuluh kriterai itu, bisa dijadikan dasar untuk masuk ke dalam kelompok aliran sesat;

  1. Mengingkari rukun iman dan rukun Islam
  2. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar`i (Alquran dan as-sunah),
  3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran
  4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Alquran
  5. Melakukan penafsiran Alquran yang tidak berdasarkan kaidah tafsir
  6. Mengingkari kedudukan hadis Nabi sebagai sumber ajaran Islam
  7. Melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul
  8. Mengingkari Nabi Muhammad SAW sebagai nabi dan rasul terakhir
  9. Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah
  10. Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i


Namun perlu dicatat beberapa hal yang benar-benar harus diperhatikan;

  1. Jangan mudah memvonis suatu ajaran sesat, akan tetapi jika terindikasi memiliki salah satu dari ciri-ciri yang tersebut di atas, maka ada baiknya dilakukan proses tabayyun, kroscek, dan segera laporkan kepada pihak yang berwenang, semisal MUI atau Ormas/Orpol Islam terdekat.
  2. Jika terbukti suatu ajaran itu sesat, jangan main hakim sendiri. Islam tidak pernah mengajarkan untuk menggunakan kekerasan dalam hal seperti ini, melainkan melalui jalur diskusi dan dialog. Kalaupun dibutuhkan tindakan tegas, maka wewenang itu berada pada pihak yang berwajib, dalam hal ini MUI, Kepolisian, Kejaksaan, dan tentu saja Pemerintah Daerah / Pusat.

Yang terakhir, seperti pesan bang Napi*;

Aliran sesat tidak hanya berkembang karena ada niat dari para penyebarnya (atau aktor di belakang layarnya), tetapi juga karena adanya kesempatan (baca: kelengahan umat Islam).

Waspadalah! Waspadalah! Waspadalah!!

13 Responses to “Sepuluh Kriteria Aliran Sesat (Fatwa MUI)”

  1. liezmaya Says:

    yayaya, hidup banng napi
    ehm sedih juga kalo liat nasib Islam sekarang
    ahkaq ajah lom bener, termasuk saya gitu hehe

  2. anti AS (Aliran Sesat) Says:

    iya nih.
    tapi buat jaga-jaga, ada gak daftar nama mereka yang sudah diputuskan oleh MUI sebagai AS? sekaligus ciri mereka, ciri fisik terutama, kalau ada kasih tahu dong.

  3. raf03 Says:

    @liezmaya
    ahkaq? maksudnya akhlaq kali ya??
    Kalo kata Rasul SAW sih “Innama buitsu liutamimma makarimal akhlaq” Beliau diutus tidak lain dan tidak bukan, melainkan untuk memperbaiki akhlaq.. :)
    @anti AS
    yang sudah jelas (pernah) tertulis sih ya; Lia Eden, Ahmadiyah, dan yang terakhir ya Al-Qiyadah.. tapi jelas TIDAK HANYA tiga aliran itu yang sesat.. masih ada aliran-aliran lain yang berkeliaran, meski belum ada fatwa MUI yang menyatakan aliran tersebut termasuk yang sesat.
    Yang jelas jika mendapati suatu ajaran yang kita rasa cukup asing dan menyangkut-nyangkut nama Islam, silakan cek kembali 10 kriteria di atas.. InsyaAllah bisa membantu kita menilai apakah suatu ajaran itu sesat atau tidak.
    Wallahu a’lam.

  4. rommy Says:

    AS di posting sebelumnya itu abu suwardi bukan? :D

  5. gutel Says:

    Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i kan kerjaan orang LDII, kok ga disebut sesat di sini?

  6. raf03 Says:

    @rommy
    AS disini beda dengan AS yang di artikel ini lho.. :D
    @gutel
    disini emang cuma ditulis kriterianya doang.. ga berani sebut merk bro.. takutnya malah kena kriteria no.10 :mrgreen: yang jelas aliran apapun termasuk sesat kalo mereka memiliki salah satu dari 10 kriteria diatas, sekalipun mereka yang mengaku sebagai satu-satunya pewaris sah generasi salafus shalih :mrgreen:

  7. ada deh Says:

    yup sekarang banyak banget aliran2 yang kagak jelas…
    tapi 1 pesan bos ane sebelum melepas ane pergi kuliah dinegre orang ini.
    bos ane pernah berpesan.”sebelum mengikuti hal-hal yang kita sendiri belum tau kebenarannya, tanpa landasan dan dasar yang kuat dari hati dan pengetahuan yang kita punya, jangan coba-coba tuk masuk dan ikut serta didalamnya”.. trus pesan bos yang ke-2″ tugas mu saat ini laksanakan solat tepat waktu, mengaji dan belajar. shalat itu kewajiban diantara sekian banyak kewajiban umat muslim, tapi berusahalah untuk sementara ini laksanakan salat sebaik mungkin dan seikhlas mungkin karena sesering apapun dan sedisiplin apapun kita salat belum tentu ikhlas itu tercapai dan belum tentu salat kita 100% diterima allah SWT, lengkapi salatmu dengan mengaji dan bertasbih serta meminta ampun kepada allah atas apa yang kita lakukan pada hari ini”….
    gt teman2… hehehe….

  8. ada deh Says:

    berhubung ane pengen jadi anak yang baik jadi nurut aja ah…..
    ane curhat ya…..
    pernah seorang sahabat ane ikut aliran2 kayak gitu tapi dia hanya ikut karena ingin melancarkan membaca qur’an sampai suatu saat dia diwajibkan dalam 1 bulan membayar dzakat sebesar 100 rb setiap bulannya, trus setelah 3 bulan dia jalani akhirnya dia memutuskan tuk keluar dari pengajian tersebut, subhanallah ternyata gak segampang itu melepaskan diri, sahabat ane setiap harinya terus menerus di datangi sama jama’ah tersebut, bukan hanya didatangi bahkan ditelpon dan disms, tapi tuh anak gak cerita itu diteror atau gimana, tapi yang jelas ane juga pernah bilang kalo tiap bulan harus dzakat sedangkan status kita sendiri masih anak kos yang mana tau sendiri kiriman bulanan kan pas-pasan banget tuh, masak ditentukan dzakat 100 rb wajib perbulan, gile aje bisa puasa 1 minggu dong kagak makan

  9. Tuhan itu ADA Says:

    Kenapa mesti ada aliran (sesat) ?
    ISLAM boleh banyak, Agama boleh banyak, Golongan atau aliran juga boleh banyak. Karena dengan itu membuktikan kerelativan sesuatu. Hanya Tuhan yang cuma boleh Mutlak satu, karena kebenaran itu sejatinya satu. Hanya Tuhan yang benar dan selainya tiada. Mahluk hanya bayang diri-Nya. Bgm ketiadaan dpt memberikan identitas Benar pd dirinya karena dirinya bergantung pada yang menyebabkanya. Nur Muhammad Sebagai Manifestasi pertamaNya sebagai Nabi dan Rasul penyampai Wahyu (ISLAM) tidak NU, Muhammadiyah, Sunnah Waljamaah, Ahmadyah dll.

    Atas dasar apa MUI memiliki hak menyesatkan golongan lain ?. Apa MUI itu senang Menyesatkan lantas dengan apa MUI Membenarkan dirinya atas golongan yang lain ?
    Mengapa umat Muhammad saling Menyesatkan, dan mengapa ISLAM sekarang ini menjadi tertindas, karena mudah di bodoh-bodohi, di hasut, di adu domba dan di eksploitasi. Mengapa tidak membuka mata mana kawan mana lawan, Kawan Muslim adalah seluruh umat manusia yang masih bertuhankan SATU yang menyeru pada nilai2 kebaikan Universal. dan Musuh Islam adalah seluruh Umat Manusia yang mempunyai mental menindas - penindasan terhadap nilai2 Ketuhanan dan keadilan universal. Lalu Seperti apa MUI itu yang berdiri atas hukum manusia peninggalan penjajah Belanda yang indonesia bangga2 kan yang ada senyatanya hanya pembodohan dan penindasan thdp yg lemah. apa MUI membuka mata terhadap hak2 saudara palestina, Irak dan lainnya. Dominasi politik menindas global (Pemerintahan USA) yang telah membuat ciut pemimpin islam saat ini dan MUI tak bergeming dengan itu. Contohlah Republik Islam Iran Negara kecil yg mempunyai harga diri dimata Internasional dan di dunia islam. yang berani menentang hegemoni Barat (Pemerintah USA-koloninya)dan yg berjuang demi hak saudara yg lemah Palestina. Lebih baik MUI di bubarkan saja tidak banyak manfaat kalau hanya memecah belah nilai2 kemanusiaan. Lebih Sakral mana AL-Quran di banding UUD 45 ? Negara kita bukan negara Islam jadi jangan sok BERFATWA ..!!!

    Sekian terimakasih . Semoga Tuhan pemilik semesta ini memberikan CAHAYA hidayah-Nya pada MUI.Dan selalu Menunjukan Keadilan-Nya pada kita Semua. Dan TERKUTUK LAH ZIONIS PENINDAS UMAT MANUSIA.

  10. Iqbal Says:

    Assalamu ‘alaikum…
    heran kok komen no. 9 tidak ada yg menanggapi. kalo menurut saya, jelas Al-Quran suci dan Allah sendiri yang berjanji menjaga kesuciannya. dasar untuk berfatwa bukan masalah negara Islam atau bukan. Fatwa perlu diberikan oleh (minimal) orang yang lebih alim dalam masalah agama, agar orang yang lebih awam tidak tersesat.walaupun sangat sulit (saat ini) mencari orang yang layak dikategorikan ulama di Indonesia.
    dasar fatwa MUI jelas Al-Qur’an dan Al-Hadits. bisa ditelaah ke arah itu kalo tidak percaya. Allah memberi petunjuk yang mana yang benar dan yang mana yang salah,Allah menjanjikan rahmat dan nikmat kepada hambanya dan Allah juga memberikan ‘ancaman’ hukuman/siksa kepada yang tidak patuh dengan petunjuk-Nya.
    memang benar kebenaran hanya milik Allah, tapi jangan terlalu naif dan bodoh dengan mengatakan kita tidak tau mana yang benar dan salah. itulah gunanya agama,Al-Quran dan Al-Hadits, sudah sempurna. jangan ditambah dan dikurangi dalam hal aqidah. kalo melanggar patokan itu, ya jangan besar kepala mengatakan sebagai hamba yang patuh.
    klaim kebenaran terhadap keyakinan, harus. saya yakin bahwa hanya Islam-lah satu-satunya agama yang diterima Allah, Tuhan YME. patokannya ya Al-Quran dan Al-Hadits, perantara (untuk belajar) ya Alim-Ulama. masalah perlakuan terhadap pemeluk agama lain, adalah hal yang berbeda, saling toleransi dengan dasar saling menghargai dan menghormati keyakinan masing-masing.
    gampangnya,saya punya banyak teman non muslim, tidak pernah ada masalah dengan itu. tapi, misalnya, untuk orang ahmadiyah, ya silahkan lepaskan simbol-simbol Islam kalo tidak patuh dengan tata aturan dalam agama Islam,dirikan agama baru. saya, dan saya yakin sebagian umat Islam lainnya tidak akan mempermasalahkan aqidah anda. tapi kalo ngaku Islam, ya patuhi aturan Islam.
    btw, Allah itu selalu adil dan menunjukkan keadilannya, masalahnya apakah kita cukup cerdas dan jeli untuk ‘melihatnya’.

    wallahu a’lam bishshawab..

    Wassalamu ‘alaikum Wr. wb.

  11. rudidarmawan Says:

    Ehhh no 9
    Alquran to suci

    lobilang alran bolehbanyak gua sihsetuju karena gua ga heraan ……

    kenapa …..

    hadis ne gua bacaain buat lo

    kelak akan datang sutumasa dimana umat yahudi akan terbagi 71 golongan 1 yang benar
    umat nasrani akan terbagi 72 golongan 1 yang benar
    umat islam akan terbagi 73
    golongan 1 yang benar

    para sahabat bertanya
    siapa ya Rasull
    jawab Rasul : Alsunah waljamaah.

    ya gau sih ga heran kalau si no 9 ini bilang ga masalah ,,,,,,,kalau islam terbagi2
    tapi pesan dari hadis di atas supya kita tau yang mana yang benar kelajk supaya kita tidak salah karena agama yang di akui ALLAh adalah Islam
    dan ketika terpecah - pecah nabi cm mengangkat golongn ku adalah Allsunah waljamaah,,,

    ulalama yang ber aliran alsunah jga kita tau seperti hambali, bukhari, safi’i dan lain lain ,,,,,pada assunah lahir beberapa masaf , ya seperti masf syafi’i namun hal ini tidak di permasalahkan .,.,,,
    karena perbedaannya cm sedikit,,,pada pandangan hukum yang kecil ,,,,saja ,,,, misal

    dalam udhu Safi’i mewajibkan 3 helai rambut setidaknya harus basah sedang kan Hambali mengatakan seluruh bagian atas harus basah,,, dan ini tida masalahhhh ,,,,,karena rambut kan banyak kalau di siram ya tentu melebihi tiga helai yang basah begitu jga jika dikatakan harus bsah sebagian paling tidak rambut akan basah ,,,, jadi beda perkataan namun sama pelaksanaan,,,,, tida seperti ahmadiyah yang menyatakan ada nabi ke 26 sunguh bukan Alsunah,,,,,,

  12. achi Says:

    assalamualaikum…
    setelah aku baca no 9 10 and 11 kok q masih lom jls juga ya??trus klo ahli sunnah waljamaah tu yang betul berarti tu aliran yang mana?NU?ato LDII? JD BINGUNG… jujur ja selama ini aku klo ditanyain km islam apa? ya q jawabnya gak tau.And aku mo nanya kl dalam hadis tu ada 73 golongan dan 1 yang benar, berarti kita sebagai umat islam harus memilih donk?trus alsunnah wal jamaah tu gol apa? NU?mohon ditanggapi makasih wassalamualaikum WrWb

  13. ane Says:

    Yang jelas adalah orang2 Ahlussunnah tidak berada didalam kelompok spt itu, (NU, Muhammadiyah, LDII, JIL, IM, JT, HT), karena berkelompok spt itu hanya MEMECAH BELAH umat ISLAM. karena masing2 kelompok merasa BENAR.
    Ahlussunnah adalah Orang2 yg Menjalankan AlQuran dan AsSunnah sesuai dengan ajaran Nabi. dan bukan sekedar pengakuan.
    Sedikit Cirinya :
    1. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti jalan Rasulullah dan jalan para sahabatnya,
    2. Mereka kembalikan segala bentuk perselisihan yang terjadi di kalangan mereka kepada Al Qur’an dan As Sunnah dan siap menerima apa-apa yang telah diputuskan oleh Allah dan Rasulullah
    3. Mereka mendahulukan ucapan Allah dan Rasul daripada ucapan selain keduanya
    4. Mereka adalah orang-orang yang sangat jauh dari sifat fanatisme golongan
    5. Mereka adalah orang-orang yang menyeru segenap kaum muslimin agar bepegang dengan sunnah Rasulullah dan sunnah para shahabatnya
    6. Menghidupkan sunnah Rasulullah baik dalam ibadah mereka, akhlak mereka, dan dalam semua sendi kehidupan, sehigga mereka menjadi orang asing di tengah kaumnya
    7. Mereka adalah orang-orang yang mengingkari undang-undang yang dibuat oleh manusia yang menyelisihi undang-undang Allah dan Rasulullah
    8. Mereka adalah orang-orang yang siap memikul amanat jihad fi sabilillah apabila agama menghendaki yang demikian itu
    9. Mereka adalah umat yang baik dan jumlahnya sangat sedikit, yang hidup di tengah umat yang sudah rusak dari segala sisi

Leave a Reply